Inilah 10 pekerjaan Terburuk 2016, Wartawan Koran Nomor Satu

Setiap orang memimpikan memiliki pekerjaan yang bagus dengan gaji yang tinggi, jam kerja yang fleksibel, lingkungan menyenangkan, dan tanpa tenggat waktu. Celakanya, tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan seperti itu.

CareerCast, sebuah situs pencarian lowongan pekerjaan di Amerika Serikat, menyebutkan wartawan koran adalah pekerjaan paling buruk untuk tahun ini.

Situs itu menggunakan laporan Jobs Rated yang menganalisis lingkungan pekerjaan (emosional, fisik, dan lamanya jam kerja), gaji (potensi kenaikan gaji), prakiraan masa depan (kenaikan jabatan, potensi pertumbuhan gaji, dan pengangguran), dan 11 faktor penyebab stres untuk menentukan jenis pekerjaan apa saja yang paling tidak diinginkan.

Laporan Jobs Rated 2016 memasukkan unsur menurunnya tren media massa tradisional sehingga menempatkan wartawan suratkabar sebagai pekerjaan yang paling buruk tahun ini.

Posisi juru warta koran ada di No. 200 dalam daftar keseluruhan pekerjaan menurut CareerCast selama tiga tahun berturut-turut. Sementara itu pekerjaan sebagai penyiar (broadcaster) hanya berselisih dua, yaitu di No. 198.

Inilah peringkat pekerjaan terburuk 2016 menurut CareerCast:

10. Pemadam kebakaran

Pekerjaan ini berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Anggota pasukan pemadam kebakaran harus siap dari jam 9 pagi sampai 5 sore untuk sewaktu-waktu memadamkan api yang membakar sebuah gedung.

Ini pekerjaan yang berbahaya dan menyebabkan stres tingkat tinggi. Meski memiliki tantangan yang besar, kompetisi untuk mendapatkan pekerjaan sebagai petugas pemadam kebakaran selalu tinggi.

9. Sopir taksi

Selain dinobatkan sebagai salah satu pekerjaan terburuk tahun ini, sopir taksi juga merupakan pekerjaan yang paling membuat stres. Pengemudi taksi selalu menghadapi situasi yang membuat kening berkerut, misalnya kemacetan, konsumen yang tidak ramah, kekerasan di jalan raya dan gaji yang tidak tinggi.

Tidak itu saja, persaingan taksi tradisional melawan taksi berbasis aplikasi seperti Uber dan GrabCar membuat pekerjaan sebagai sopir taksi semakin buruk.

8. Penjual ruang iklan

Inilah untuk pertama kalinya pekerjaan sebagai penjual ruang iklan masuk dalam daftar pekerjaan terburuk. Menurunnya prospek pekerjaan dan tingkat stres yang tinggi menyebabkan pekerjaan sebagai petugas penjual iklan merupakan salah satu pekerjaan terburuk tahun ini.

7. Pramuniaga

Profesi memang merupakan pekerjaan yang berat. Pramuniaga harus berdiri selama berjam-jam untuk melayani konsumen. Tak jarang mereka bertemu dengan pelanggan yang marah. Sayangnya, gaji sebagai pramuniaga pun tidak besar.

6. Pembasmi hama

Pembasmi hama bertugas memberantas serangga pengganggu menggunakan racun pestisida. Itu baru satu tantangan yang bisa dikatakan ringan. Mereka masih harus berhadapan dengan binatang yang berbahaya seperti ular beracun dan laba-laba. Gaji pekerjaan seperti ini pun ternyata tidaklah besar.

5. Militer

Bergabung menjadi tentara adalah sebuah pekerjaan mulia. Tugas utama mereka adalah mempertahankan tanah air dari serbuan musuh. Mereka juga wajib berperang melawan musuh negara untuk melindungi semua warga negara. Tugas ini berat karena mempertaruhkan nyawa. Sayangnya tugas berat itu tidak sepadan dengan gaji yang mereka terima.

4. DJ

Sejak adanya layanan pengaliran musik seperti Spotify, stasiun radio berjuang untuk tetap hidup. Stasiun yang kekurangan anggaran lebih mengandalkan daftar musik otomatis untuk menyiarkan lagu-lagu yang disukai pendengar. Stasiun radio seperti ini menyingkirkan peran DJ (disc jockey) untuk menekan jumlah pengeluaran.

3. Penyiar televisi

Industri televisi tengah menghadapi persaingan melawan media sosial seperti Facebook dan Twitter yang bisa menyiarkan berita lebih cepat. Tidak mengherankan jika peluang untuk berkembang di industri penyiaran pun semakin mengecil. Gaji yang rendah dan tingkat stres yang tinggi menyebabkan profesi ini masuk dalam daftar pekerjaan terburuk tahun ini.

2. Penebang kayu

Menurunnya jumlah pemakaian kertas karena orang banyak menggunakan media digital mempunyai dampak buruk terhadap masa depan industri kayu. Profesi sebagai penebang kayu pun terancam. Tingkat stres yang tinggi dan lingkungan kerja yang buruk membuat profesi ini masuk dalam daftar pekerjaan terburuk 2016.

1. Wartawan koran

Berdasarkan laporan Jobs Rated, wartawan media cetak menjadi pekerjaan terburuk selama tiga tahun berturut-turut. Pekerjaan ini menempati posisi teratas untuk kawasan Amerika Serikat.

Laporan ini muncul usai hasil evaluasi pada aspek lingkungan kerja, pendapatan, dan pertumbuhan industri. Penjualan koran dalam sepuluh tahun ke belakang telah jatuh 17 persen. Selain itu pendapatan iklan media cetak juga turun hampir setengahnya.

Sementara itu di Indonesia gaji wartawan belum mencapai ideal. Riset yang dilakukan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta merumuskan idealnya upah jurnalis pemula yang sudah diangkat tetap tahun 2016 adalah sebesar Rp7,54 juta.

Facebook Comments